Panenjoan adalah sebuah tempat wisata yang ada di desa Tamanjaya Kecamatan Ciemas yang termasuk bagian dari obyek-obyek wisata Geopark Ciletuh. Panenjoan berasal dari bahasa Sunda ‘Tenjo’ yang bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti ‘lihat’. Dengan demikian Panenjoan berarti penglihatan atau tempat untuk melihat. Dalam kenyataannya memanglah demikian.

Panenjoan adalah sebuah tempat berupa tebing tinggi dimana kita bisa memandang tiga buah desa yang bernama Desa Ciwaru, Desa Mandrajaya dan Desa Mekar Sakti terhampar luas dibawah kita. Dan jauh di ujung sana Teluk Ciwaru tampak membentang luas.

Bila dilihat sepintas keadaan di Panenjoan ini mirip sekali dengan keadaan gunung Tangkuban Parahu di Lembang Bandung. Di Tangkuban Parahu kita akan melihat kawah gunung Tangkuban Parahu nampak dibawah sana, sedangkan di Panenjoan yang kita lihat adalah hamparan persawahan yang hijau dengan beberapa kelompok perkampungan penduduk warga Desa Ciwaru, Desa Mekar Sakti dan Desa Mandrajaya. Sementara tepat dibawah kita akan nampak hutan lindung yang terbentang memanjang sampai ke Desa Girimukti. Bila keberuntungan sedang berpihak pada kita maka kita akan menyaksikan beberapa ekor kera yang bergelantungan di pohon-pohon hutan lindung itu. Keberadaan kera dihutan itu semakin lama semakin berkurang. Diperkirakan kini hanya berjumlah beberapa puluh ekor saja.

Obyek wisata Geopark yang satu ini lokasinya sangat dekat dengan rumah tempat tinggal saya, hanya berjarak 1km saja bila berjalan kaki potong kompas. Tapi bila menelusuri jalan raya jaraknya mencapai 2km. Oleh karena itu kami sekeluarga sering mengunjungi tempat ini. Saya sendiri lebih suka mengunjungi tempat ini menjelang senja, dimana pemandangan sunset ditempat ini cukup indah untuk dipandang. Sangatlah mudah untuk menuju ke tempat wisata ini karena letaknya yang tepat berada di tepi jalan raya Tamanjaya Ciwaru.

Beberapa tahun yang lalu Panenjoan mungkin akan menjadi tempat yang cukup mengkawatirkan bagi siapapun yang sedang berkunjung ketempat ini untuk menikmati keindahan panorama desa Ciwaru. Hal itu disebabkan karena belum adanya pagar pelindung yang akan menjaga kita dari resiko terjatuh ke jurang sedalam seratus meter lebih. Akan tetapi kini Panenjoan sudah dikelola baik secara pribadi maupun oleh organisasi dan telah dibuatkan pagar pelindung yang membuat Panenjoan aman bahkan bagi anak kecil sekalipun. Hanya saja belum semuanya obyek wisata Panenjoan ini yang telah diberi pagar pelindung, sehingga disarankan bagi para pengunjung untuk tetap berhati-hati, terutama bagi pengunjung yang membawa anak-anak. Tetap waspada dan awasi anak-anak anda, jangan biarkan mereka terlepas dari pengawasan anda.

Di Panenjoan juga dibangun sebuah panggung hiburan yang diberi nama Bale Pinton yang sering digunakan untuk mementaskan berbagai macam pagelaran dan hiburan, baik tradisional maupun modern. Disini jugalah PAPSI (Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi) yang mengelola obyek-obyek wisata Geopark Ciletuh yang ada di Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi bermarkas.

Sangat menyenangkan untuk mengunjungi obyek wisata Geopark Ciletuh yang satu ini, belum lagi dengan adanya beberapa warung-warung kecil di sekitar Panenjoan memudahkan kita untuk sekedar mendapatkan pelepas dahaga.

Pin It

Logo SMPN 1 Ciemas

Struktur organisasi

Kepala sekolah

Drs. Aa Heryana

NIP. 196812011998021003
Kepala sekolah
Mamin Bunyamin

Mamin Bunyamin

Ketua Komite
Supono, S.Pd

Supono,S.Pd

NIP. 196207311984031001
Wakil Kepala Sekolah
Suharjo,S.Pd

Suharjo, S.Pd

NIP. 196107091993121001
Kaur Tata Usaha