Belajar pagi para siswa adalah sebuah kewajiban, kewajiban yang melekat pada predikat yang disandangnya yaitu : Pelajar. Pelajar = belajar, Pelajar yang baik ya harus belajar yang baik, belajar yang baik adalah belajar yang menghasilkan peningkatan pengetahuan, sikap dan atau ketrampilannya. Belajar yang baik seharusnya belajar yang dapat mendukung pencapaian tujuan-tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang bermanfaat bagi kehidupannya.

Belajar yang berkualitas bagi seorang pelajar adalah belajar yang efektif dan efisien. Belajar yang tidak bermutu sama dengan buang-buang energi. Buang-buang energi setali tiga uang dengan menyia-nyiakan umur. Kalau usia muda hilang karena kesia-siaan maka tidak akan dapat diambil kembali.

Bagaimana cara belajar yang efektif dan efisien itu?
Berikut 10 Trik Jitu Cara Belajar Berkualitas yang Efektif dan Efisien yang dapat kalian praktikkan,

  1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar, doa menguatkan jiwa dan memberikan keberkahan pada usaha, karena itu jangan pernah dilupakan, usaha dunia tapi berpahala akhirat
  2. Tentukan tujuan belajar, belajar untuk apa, untuk mencapai apa, untuk menguasai apa atau untuk tujuan apa? menentukan tujuan belajar akan membuat belajarmu bisa lurus di jalurnya dan tidak menggak-menggok
  3. Tentukan target hidup yang ingin dicapai dari hasil belajar, misalnya nilai ulangan tinggi, nilai raport memuaskan atau lulus dengan prestasi. menentukan target hidup akan memberi motivasi agar belajar terus bersemangat. bila perlu tuliskan target hidup kalian sebagai cita-cita dan tempelkan di tempat yang bisa kalian lihat setiap hari.
  4. Buatlah jadwal belajar dan taati jadwal itu. Buatlah jadwal jam berapa saja kalian harus belajar dan berapa lama kalian belajar. Belajar yang terjadwal akan menjadi pedoman harian bagi kalian untuk tetap belajar setiap hari tanpa absen, berikan sanksi diri jika kalian melanggarnya, misalnya dengan menggantinya di jam yang lain hari itu dengan durasi yang sama persis dan ditambah menghafal lima suku kata bahasa Inggris dan lain-lain. Ingat : singkat OK tapi rutin, jangan SKSan. Belajar singkat tapi rutin jauh lebih baik dari sistem kebut semalam,
  5. Istirahatlah, berikan rehat bagi diri kalian sendiri dari aktifitas belajar, misalnya setelah belajar selama satu jam istirahatlah selama 5 sampai 10 menit dengan kegiatan santai yang kalian sukai, sekedar minum atau jalan-jalan sebentar
  6. Tuliskan dan tandai, tuliskan hal-hal penting dari yang dipelajari dari buku sumber belajar dalam buku catatan, buatlah ringkasan atau kata-kata kunci, kalau perlu buat jembatan keledai agar mudah diingat. Tandai bagian yang penting dari buku sumber dengan tanda-tanda yang menarik dan mudah dilihat, kalau buku itu milik sendiri bisa menggunakan stabilo atau pensil warna, kalau ingin buku tetap bersih bisa menggunakan potongan kertas warna-warni yang diselipkan di halaman buku yang diinginkan
  7. Kondisikan dan nikmati, kondisikan ruang belajar kamu agar nyaman untuk belajar, atur sedemikian rupa sehingga meja, kursi, rak buku, dan lampu pada posisi yang pas untuk mendukung kenyamanan belajar, berikan hiasan yang membuat kamu nyaman dan senang berada disana, bermainlah dengan warna-warna yang cerah dan lembut untuk cat tembok dan furniture, kalau memungkinkan berilah tanaman hijau dalam pot yang cocok untuk indoor agar suasana segar dapat kau rasakan, setelah itu nikmati
  8. Jauhkan semua gangguan, kalau tidak bisa, maka kalian yang harus menjauhinya, misalnya televisi, yang terbaik terkait dengan televisi ini adalah adanya kesepakatan seluruh anggota keluarga yaitu dengan tidak menghidupkan televisi pada jam-jam belajar
  9. Kenali tipe belajarmu, kalau kamu suka belajar dengan simbol, gambar dan visualisasi maka belajarlah yang melibatkan hal-hal visual yang akan membuatmu tertarik, misalnya dengan memperhatikan gambar-gambar pada buku sumber kemudian menelaah penjelasannya, gunakan ilustrasi dan warna yang bervariasi dalam buku catatanmu agar selalu berminat untuk mempelarinya. Kalau kamu suka belajar dengan mendengarkan suara kamu bisa membaca sambil bersuara, atau sambil mendengarkan suara lain yang kamu sukai
  10. Baca, baca, dan baca, jangan bosan jangan malas untuk membaca dan terus giat membaca, karena membaca menjadi pintu masuk pengetahuan dan wawasan yang merupakan tahapan belajar dasar, semua sumber belajar sekarang ini kebanyakan berbasis teks, jadi jangan malas untuk membaca, kalau ada waktu luang diluar jadwal belajarmu gunakan untuk membaca agar wawasanmu makin luas dan pengetahuanmu terus bertambah.

 

Source: Gussmart

Kurikulum 2013 sudah bergulir resmi dan berlaku serentak di seluruh Indonesia sejak semester satu tahun pelajaran 2014/2015. Namun buku Kurikulum 2013 untuk pegangan siswa dan pegangan guru belum tuntas terdistribusikan ke sekolah-sekolah. Guru dan siswa harus menunggu sampai buku tersebut datang, menunggu menjadi makin tidak menyenangkan apalagi jika yang ditunggu belum jelas kapan akan datang. Buku Siswa dan Buku Guru Kurikulum 2013 yang didistribusikan pihak kemendikbud dan dijanjikan pertengahan Agustus sudah sampai ternyata di beberapa daerah sampai bulan September belum juga sampai.

Menanggapai situasi ini sebagai orang di garda paling depan menghadapi KBM secara langsung, guru tidak bisa hanya sekedar menunggu, langkah-langkah konkrit harus dilakukan sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan Kurikulum 2013 bisa dilaksanakan.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan guru :

  1. Mencetak buku guru/buku siswa dan menggandakan dengan foto kopi sejumlah yang diperlukan. Cara ini praktis namun berbiaya mahal sehingga tidak efisien dari segi biaya namun cukup efektif untuk menjembatani ketidaktersediaan buku Kurikulum 2013
  2. Membaca buku siswa/buku guru dalam bentuk softcopy menggunakan laptop atau tablet sementara itu siswa diberikan lembar kerja untuk diskusi
  3. Menggunakan LCD projector untuk menayangkan softcopy buku siswa di dalam kelas
  4. Mencetak buku siswa beberapa buah sejumlah kelompok diskusi dan siswa menggunakannya dalam diskusi
  5. Mencetak buku siswa beberapa buah dan meletakkannya di perpustakaan, ketika tahap mengamati atau mengumpulkan informasi siswa diminta secara berkelompok mengkaji buku siswa ke perpustakaan
  6. Menyimpan softcopy buku siswa di komputer sekolah yang dapat diakses siswa, dan siswa diminta membaca melalui layar komputer ketika pembelajaran berlangsung atau waktu lain ketika mengerjakan tugas

Demikian cara-cara yang bisa ditempuh untuk mensiasati kekurangan ketersediaan buku kurikulum 2013. Setiap cara diatas dapat dikombinasikan satu dengan yang lain sehingga memberikan dampak yang paling optimal. Ketersediaan sarana prasarana dan biaya tentu menjadi pertimbangan. Untuk menggandakan dengan foto kopi atau dengan cetak langsung melalui printer tentu dibutuhkan biaya yang lumayan banyak apalagi jika jumlah siswanya banyak. Untuk penghematan biaya, penggandaan bisa hanya untuk tema atau bab yang sedang dipelajari saja. Sementara untuk perangkat IT seperti laptop, komputer PC, dan LCD projector mutlak diperlukan ketika memilih cara-cara yang memerlukan perangkat IT.

Dalam menyiasati kekurangan ketersediaan buku Kurikulum 2013 ini setiap guru dengan mempertimbangkan ketersedian sarana dan biaya dapat berkreasi sendiri mengoptimalkan apa yang ada agar KBM tetap berjalan sebaik-baiknya.

Semoga distribusi Buku Kurikulum 2013 segera mencapai targetnya, dan guru serta siswa segera menerimanya agar dapat menggunakannya secara optimal untuk proses belajar mengajar di Kurikulum 2013.

 

Source: Gussmart

Logo SMPN 1 Ciemas

Struktur organisasi

Kepala sekolah

Drs. Aa Heryana

NIP. 196812011998021003
Kepala sekolah
Mamin Bunyamin

Mamin Bunyamin

Ketua Komite
Supono, S.Pd

Supono,S.Pd

NIP. 196207311984031001
Wakil Kepala Sekolah
Suharjo,S.Pd

Suharjo, S.Pd

NIP. 196107091993121001
Kaur Tata Usaha

Artikel lainnya